Selasa, 11 Juli 2017

Tidak Bisa Konsenterasi? Konsumsi Makanan Ini!

Begitu banyak slogan di dunia ini. Mulai dari yang biasa-biasa saja, slogan indah hingga kata-kata mutiara. Tidak sedikit slogan yang keren tapi tidak pernah bisa diwujudkan.

Bila mengacu pada "Ada UANG di dalam kata PELUANG" maka bila Kamu kesulitan konsenterasi, lemot, gampang lupa, maka sering-seringlah makan terasi, kenapa? Karena ada TERASI di dalam kata KONSENTERASI.

Burhan.
Share:

Selasa, 11 April 2017

Apa itu Air Keras?

Pagi ini diberitakan bahwa Pak Novel Baswedan disiram air keras sepulang dari menunaikan shalat subuh di masjid. Siraman air tersebut menganai wajah beliau. Sampai saat ini belum diketahui siapa pelakunya, juga apa motifnya. Semoga beliau diberi kekuatan dan kesembuhan.
Apa itu air keras? Ada satu artikel singkat yang saya kutip dari Pikiran Rakyat edisi on line. Mari kita baca!
AIR keras adalah larutan asam kuat yang cukup pekat. Bila air keras mengenai kulit, akan timbul nyeri hebat, bahkan kulit akan mengalami luka bakar. Contoh air keras adalah asam sulfat yang dipakai untuk aki, asam klorida untuk membersihkan permukaan logam sebelum disoldir, asam nitrat untuk menguji logam mulia, dan asam fosfat untuk membuat garam fosfat.
Air keras berbahan hidrogen dan klorida (HCL) atau asam klorida digunakan dalam perindustrian zat–zat warna.
Air keras lainnya H2SO4 atau asam sulfat. Asam ini digunakan untuk bahan peletus, pupuk buatan, asam sitrat, pengering, dan pereaksi. Air keras lainnya yakni asam pospat dan asam nitrat. Sama seperti asam sulfat, ia bisa digunakan untuk pembuatan pupuk. Asam nitrat cukup kuat dan bersifat pengoksida.Meski bermanfaat untuk industri atau pertanian, manusia tidak bisa bersentuhan langsung dengan air keras. Dengan konsentrasinya yang tinggi, air keras menyebabkan terbakarnya kulit manusia karena sifatnya korosif. Sebuah besi pun bisa berlubang disiram air keras.
Saat air keras mengenai jaringan, kulit akan bereaksi dengan protein yang menjadi penyusun jaringan. Asam sulfat akan menyebabkan reaksi exotermik (reaksi kimia yang menghasilkan panas). Kulit akan terasa sangat panas.Jika terkena air keras, maka disarankan untuk:1. Menjauh dari sumber air keras2. Membersihkan kulit yang terkena air keras3. Lepaskan semua pakaian, perhiasan dari kulit.4. Cuci dengan air bersih sebanyak-banyaknya.

Foto dikutip dari internet.
Ahmad Turamsili
Share:

Senin, 27 Maret 2017

Tempat Sampah Berjalan

Kurang makan sayur, buah, biji-bijian dan kacang-kacangan merupakan kebiasaan yang kurang baik. Kebanyakan dari kita malah mengonsumsi makanan yang tinggi gula buatan, kelebihan bahan tambahan sintetik, tinggi kolesterol, senyawa karsinogen yang menyebabkan tubuh dipenuhi oleh racun dan radikal bebas. Darah menjadi bersifat asam, pembuluh darah tersumbat oleh endapan kolesterol yang melekat pada dinding saluran pembuluh darah sementara usus dipenuhi kerak sisa makanan yang mengeras.

Otak orang perkotaan dipenuhi racun kimia yang merupakan racun saraf yang diperoleh dari uap dari cairan yang biasa digunakan sebagai cairan pencuci di dry cleaning, uap pestisida, obat anti nyamuk, pengharum ruangan, aroma minyak wangi dari bahan sintetik, serta gas berbahaya yang terkandung di dalam cat tembok, residu dari senyawa kimia pewarna kain yang terdapat dalam saus tomat yang dijual di pinggir-pinggir jalan. 

Organ hati juga terpapar racun dari residu pemanis buatan entah sakarin atau aspartam, bahan pengawet makanan (TBHQ, BHT dan lainnya), ada juga MSG, esens, pengental, pengemulsi, hormon kimia serta racun dari aneka obat farmasi.Paru-paru kotor oleh residu logam berat yang berasal dari asap kendaraan bermotor, puluhan racun dari asap rokok. 

Ginjal dipenuhi macam-macam sisa bahan kimia dari makanan dan minuman. Agar fungsi-fungsi tubuh kembali normal dan sehat, dibutuhkan proses detoksifikasi demi mengeluarkan racun-racun tersebut. Para pakar kesehatan dan nutrisi menganjurkan untuk berpuasa. Menurut mereka, puasa adalah salah satu cara yang baik untuk membersihkan tubuh. 

Agar awet muda, penuhilah kebutuhan gizi dan nutrisi yang tepat saat berbuka puasa. Berpuasa adalah rela untuk tidak makan dan minum untuk sementara waktu. Umat Islam diwajibkan berpuasa sebulan penuh dalam satu tahun. Selain itu dianjurkan berpuasa setidaknya dua hari dalam sepekan.Selain menjalankan anjuran agama, umat Islam yang berpuasa mendapatkan "efek samping" salah satunya adalah detoksifikasi. Puasa membersihkan tubuh dengan cara membuang racun-racun yang ada di dalam tubuh. Klinik Otto Buchinger di Jerman menawarkan pasiennya untuk melakukan puasa.

Ronald
Share:

Jumat, 10 Maret 2017

Grogi

Toni, pelajar SD kelas 1 dikenal grogian. Emaknya suruh dia beli semen ke toko bahan bangunan. Sudah banyak saran yang ia terima supaya tidak grogian. "Lu jangan keliatan lemes, jangan keliatan bego, pede dong! Kalo ketemu orang, Lu ngomong kayak orang ngerti aja!" 

Berbekal nasehat tersebut, Toni langsung jalan ke toko bahan bangunan. 

"Koh! Beli semen dua karung!"

Dua kalung? Dua sak kali, Dek? 

"Eh iya, maksudnya itu. Berapaan, Koh?" 

Melek apa? Tiga Loda mau?


"Yang tiga roda berapaan Koh?" 


O, mau yg 40 kilo 50 libu, apa 50 kilo 60 libu? 


"Wah mahal amat sih! Sama langganan kok mahal? Saya ambil yg 40 kilo aja tapi gak usah yg tiga roda, yg dua roda aja! Berapa?" 


Mana ada?


Sopyan Nurjaman
Share:

Minggu, 05 Maret 2017

Apa Orientasi Hidup Kita?

"Saya ingin punya 100 outlet toko mainan dalam setahun."

"Saya akan beli apartemen mewah dan isinya sebelum 2018."

"Saya harus kaya raya supaya bisa lebih khusyuk dalam beribadah."

"Saya akan berubah! Saya akan majukan usaha, sampai punya 200 karyawan dalam waktu lima tahun ke depan."

"Saya bisa! Saya pasti bisa!"

"Usaha saya harus balik modal sebelum satu tahun."

"Saya ingin pergi keliling Eropa Mei 2018."


Cita-cita kan disuruh digantung setinggi langit. Dan begitu banyak training juga workshop untuk melejitkan semangat dan memperbaiki visi hidup. Semuanya tersedia, tinggal dipilih saja.

Saya kagum melihat para pebisnis yang berusia muda dan visioner. Mereka memiliki semangat, cita-cita dan usia yang terbilang muda. Di dalam banyak komunitas yang isinya hampir sepaham, bahasan angka-angka yang akan dicapai sudah lazim diangkat.

Tulisan ini memberikan gambaran yang berbeda, bukan menyalahkan yang sudah ada, bukan juga sebagai sebuah koreksi, sebatas cerita aja, namanya juga tulisan di dalam calitra.com.

Manusia yang dilahirkan oleh Allah, diberikan banyak karunia, berupa usia (kesempatan), kesehatan, akal dan lain sebagainya. Orang tuanya merawat, membesarkan dan tidak sedikit yang menyediakan modal bagi anaknya itu. Modal dalam arti luas. Bisa berupa koneksi, tanah, uang, emas, ilmu dan lain sebagainya.

Manusia yang ngeh akan nikmat yang dia terima dari Allah, dan nikmat yang tidak pernah bisa dihitung lalu menyadari bahwa pilihan yang dihadapi hanya ada dua: kufur atau syukur (nikmat). Ingatlah kepada-Ku, Aku juga akan ingat kepada kalian. Dan bersyukurlah kepada-Ku, janganlah kalian kufur” (QS. Al Baqarah: 152).


Kemudian ada lagi, “… dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya adzab-Ku sangat pedih” (QS. Ibrahim: 7).


Dari ayat tersebut, manusia yang bersyukur lantas melihat apa saja modal yang dimiliki, nggak ngada-ngadain yang nggak ada, dari situ ia memulai. Ia tidak memulai dari perkiraan BEP dan lainnya, paduan antara insting, kesungguhan dan perkiraan kasar saja. 

Usaha yang dibangun, susah payah, dijalani dengan sungguh-sungguh, tiap ada hambatan maka diselesaikan, dicari jalan keluarnya. Setiap ada kemajuan maka disyukuri sambil memperbaiki serta meningkatkan kualitas produk dan layanan. Ia menumpang hidup dari usahanya, merambah pada perbaikan-perbaikan sehingga semakin profesional dan berkembang. 

Manusia model ini terus mengikuti tumbuhnya usaha yang dilakukan, mengantisipasi tantangan dan peluang yang mungkin akan datang. Kalau dapat hasil, yang pertama dilakukan adalah mengeluarkan hak orang lain, kemudian menanamkan kembali ke dalam usahanya, supaya makin banyak orang yang dapat menikmati. “….agar harta itu jangan hanya beredar diantara orang-orang kaya diantara kamu…” (59:7). Ia terus belajar, bisa belajar pada yang lebih dahulu menekuni seluk beluk dunia usaha, atau belajar pada sebuah lembaga termasuk belajar dari kegagalan pihak lain.

Kenaikan harta kekayaan yang ia peroleh adalah buah dari rasa syukurnya, buah dari kesungguhan dan ketekunannya, mungkin karena keberkahan yang Allah berikan. Alur sederhananya, ia memulai dari modal seadanya, memulai dari bawah, kemudian melengkapi diri dengan skill, membenahi diri dan usahanya, soal hasil... sepenuhnya Allah yang memutuskan. Kerja tenang, relatif terhindar dari stres. Karena usaha yang dilakukan adalah sebagai salah satu bentuk rasa syukur atas berbagai nikmat yang Allah berikan.

Wallahua'lam.

Nirwan


Share:

Rabu, 01 Maret 2017

Menanam Durian Lokal

Pak Sendi bilang, pohon duriannya berbuah setelah ditanam selama enam tahun. Setelah itu, setiap musim durian, pohonnye rajin berbuah. Tapi ketika memasuki tahun ke sembilan, pohon tersebut tidak lagi menghasilkan buah, dipupuk, dirawat dengan baik, masih juga tidak mau memberi buah.

Bu Meta lain lagi, ia menanam pohon durian yang katanya di negara asalnya merupakan durian terbaik, ia sudah beberapa kali mencicipi buahnya. Hanya saja, hingga hari ini pohon yang ditanamnya belum juga berbuah, padahal penjual benihnya bilang, "Tahun ke lima biasanya berbuah. Emang sih, di daerah sini belon pernah ada kabar kalok pohon jenis ini berbuah."

Menurut saya, lebih baik menanam benih durian yang lokal saja sih. Cari yang sesuai dengan agroklimat dan ketinggian lahan, Jangan latah ikut tren. Kabarnya ada sembilan puluhan varietas durian unggul loh. Malah kalau perlu, cari benih yang bersertifikat aja.

Bogor punya durian unggul, yaitu durian MAS dan durian MATAHARI. Durian MAS berasal dari
Rancamaya, dagingnya manis, warna buah dagingnya kuning kemerahan, harum tidak tajam, berat buahnya antara 1,5-2 kg. Sepohon bisa menghasilkan 50-200 buah per tahun.

Kalau durian MATAHARI berasal dari Cimahpar, dagingnya manis, warna daging buah kuning cerah, aroma sedang. Berat buah kira-kira 2-3,5 kg. Satu pohon menghasilkan buah rata-rata 5-200 buah.

Jadi, mau menanam durian lokal atau durian luar?

Samanhudi
Share:

Sabtu, 25 Februari 2017

Hikmah

https://hot.detik.com/celeb/3431274/istri-pengusaha-kebab-perkarakan-suami-atas-dugaan-skandal-dengan-artis-bn

https://news.detik.com/berita/3431974/dipolisikan-bos-baba-rafi-tepis-tudingan-selingkuh-dengan-artis-bn

Masih banyak link berita terkait. Isinya lebih kurang menggambarkan kisruh yang menimpa seorang laki-laki dan perempuan. Ada yang menulis "mantan" ada juga yang memberitakan mereka masih berstatus suami istri.

Sebelumnya, mari kita ingat-ingat lagi, jauh ke belakang. Pelaku usaha, termasuk pelaku usaha nyubi macam saya diperkirakan pernah berinteraksi atau setidaknya mengamati perkembangan bisnis mereka. Bahkan, cukup banyak anak muda atau pebisnis pemula yang terinspirasi oleh sepak terjang seorang laki-laki dan seorang perempuan yang sedang diberitakan itu. Beberapa orang bahkan memburu untuk bisa belajar atau berfoto bersama. Ada tambahan semangat atau kebanggaan tersendiri bila bisa melakukannya.

Setelah media mulai memberitakan kasus ini, saya perhatikan beberapa orang yang saya tulis pada alinea di atas kini bersikap sebaliknya. Bukannya prihatin kemudian ambil hikmah dari kejadian yang menimpa pasangan tersebut, orang-orang ini malahan mengeksploitasi berita, mengolok-olok, menyindir-nyindir, entah tidak jelas apa tujuannya.

Menurut saya, bila sebuah rumah tangga bermasalah, maka kedua belah pihak pasti ikut berkontribusi. Hidup itu belajar, dari orok sampai menuju liang lahat. Tidak ada yang menjamin, hari ini keluarga kita baik-baik saja dan akan selamanya baik-baik saja. Sehingga kita memang tak boleh berhenti belajar dan berdoa. Belajar dari keluarga lain, belajar dari orang tua, dari ustadz, dari mana saja.

Atas kejadian yang menimpa pasangan ini, mari kita melihat lebih dalam, kita tidak perlu ikut sibuk menyebarkan berita, kita ulang-ulang seolah-olah keluarga kita sudah pasti selamat dari persoalan-persoalan yang mungkin saja menghadang. Pikirkan juga bagaimana perasaan keluarga besar mereka, bagaimana perasaan kawan-kawan dekat mereka.

Agam






Share:

Selamat Datang

Calitra atau ceuritra. Kebiasaan orang-orang tua di Aceh di waktu lampau, pada waktu malam sebelum tidur, kisah yang padat akan nilai-nilai moral.

Punya tulisan bermanfaat yang ingin ditampilkan? Silakan kirimkan tulisan ke HaloCalitra@gmail.com. Sertakan data penulis ya! Tulisan yang dianggap sesuai dengan misi, akan ditampilkan. Untuk saat ini, pengelola belum memberikan kompensasi kepada penulis yang naskahnya dimuat.

Donasi

Sumbangan untuk pengelolaan www.calitra.com dapat disampaikan ke rekening nomer 700-9500-434, Maryati Catursari. Bank Syariah Mandiri.

Populer

Pengunjung